Semua tulisan dari Arief Balla

Penulis (biasa). Pernah menempuh studi master pada TESOL and Linguistics di Southern Illinois University Carbondale, Amerika Serikat.

Kita Memang Perlu Bersedih Ditinggalkan Habibie

Beberapa hari lalu, Habibie tutup usia. Setiap dari kita bersedih. Saya melewati lorong-lorong di salah satu sudut Makassar dan saya melihat para warga yang rumahnya di lorong-lorong kumuh juga bahkan memasang bendera setengah tiang. Tiangnya dari bambu. Kesedihan menjadi milik kita semua.

Kita memang perlu bersedih, tak semata-mata karena beliau seorang mantan presiden. Juga bukan semata-mata karena ia seorang muslim jenius yang diakui dunia di bidang teknologi kelas tinggi, pesawat terbang. Kita memang sebaiknya bersedih sebab kita hidup dalam budaya yang makin hari makin jauh dari cara berpikirnya beliau. Cara berpikir yang berkemajuan dan bebas. read more