Arsip Kategori: Resensi Buku

Seekor Bebek yang Mati di Pinggir Kali: Kemelut Manusia Modern dalam cerita Obrolan Sederhana

Ada tiga hal ditemui dari Obrolan Sederhana dalam kumcer Puthut EA, Seekor Bebek Yang Mati di Pinggir Kali. Pertama, esensi manusia sebagai mahluk sosial. Kedua, sebagai mahluk sosial selalu ada dorongan untuk berinteraksi walau dua orang tidak diperantai keakraban.

Dan yang ketiga,  obrolan remeh temeh dari dua orang yang tidak saling kenal dan hanya dipertemukan lantaran tidak sengaja bisa menjadi pintu masuk kepada sebuah problem yang lebih pelik: permenungan atas centang-perenang kehidupan manusia. read more

Nol: Ketidaktahuan Juga Pengetahuan

Judul buku         : Nol

Penulis                 : William Tjhia & Carrin @test_psikologi

Penebit               : TransMedia Pustaka

Tahun terbit    : 2018

Tebal buku       : xii+195 Halaman

ISBN                    : 978-602-1036-82-2

Nol menjadi sebuah angka yang tidak bernilai dan tidak asli. Mengawali deretan  bilangan cacah sekaligus menjadi pelengkap bagi angka-angka lain. Angka nol menjadi angka spesial, karena keberadaannya bisa mempengaruhi nilai angka lain dan bisa ditempatkan di mana saja. Meskipun ketika sendiri, keberadaannya tidak dianggap. Oleh karena itu, buku ini tak bernilai apapun. Hanya saja pembaca bisa menentukan nilai yang ada pada isi buku. Buku ini tidak memberikan tolak ukur kepastian terhadap pembaca lewat pesan-pesan yang terkandung di dalamnya. Begitu pula dengan manusia. Meskipun memiliki banyak kekurangan, tapi sesuatu yang dilakukannya bernilai positif dalam berdampingan dengan orang lain maka siapapun bisa menentukan niai terhadapnya maupun kepada diri sendiri. Buku yang berisikan hal-hal yang unik dan logis sehingga pembaca bisa berpikir secara mendalam terhadap kejadian-kejadian yang terjadi dalam menjalani kehidupan. read more

Berani Berkata Benar dari Yunani Antik: Pharresia

Judul : Pharresia: Berani Berkata Benar

Penulis : Michel Foucault

Penerjemah : Haryanto Cahyadi

Penerbit : Marjin Kiri

Tahun Terbit : Mei 2018

Tebal : 209 Halaman

ISBN : 978-979-1260-78-7

Pertama patut diapresiasi atas usaha Haryanto Cahyadi sebagai penerjemah mengingat buku ini bisa dikatakan sebagai teks filsafat. Bahasanya yang ringan dan mudah dicerna membuat pembaca merasa nyaman membacanya. Apalagi ini adalah Michel Foucault, filsuf yang lumayan berat pemikirannya –setidaknya bagi saya— lewat tangan Cahyadi dapat lebih mudah mengurai pokok-pokok gagasan yang ditranskip dari ceramah seminarnya di tahun-tahun belakangan sebelum ia wafat. read more

Belajar Literasi dari Desa Labbo

Membaca “Literasi dari Desa Labbo” membuka mata kita, bahwa di desa, masih kuat signal-signal peradaban. Dalam karya yang diterbitkan oleh Liblitera Institute (penerbitan yang punya semangat volunteri), dimotori oleh Sulhan Yusuf dkk., penggerak literasi Bantaeng dan dibiayai penerbitannya oleh Pemerintah Desa, menggunakan dana desa, semakin meyakinkan kita, bahwa zaman ini ditandai dengan bertemunya orang-orang baik, yang diolah secara berkesinambungan, dari kuantitas, menuju meledaknya rutinitas itu dalam momentum kualitas. read more

Literasi Desa Labbo: Dari Desa, Oleh Desa, dan Untuk Desa

Ini bocoran saja: dua hari lalu saya didadak Sulhan Yusuf agar segera meresensi buku teranyar dari salah satu desa di Bantaeng –kabupaten di Sulawesi yang mencuri perhatian kita 1 dekade belakangan–“Literasi Dari Desa Labbo”. Buku kumpulan tulisan yang tempo hari sudah saya ketahui cikal bakal kedatangannya. Tapi, berhubung masih diikat kesibukan lain, saya akhirnya baru bisa menulis ini di sela-sela pertemuan akhir kelas kuliah yang saya ampu. Sembari memberikan final mahasiswa, saya mencuri waktu agar tulisan yang dibuat ini dapat rampung dan dinikmati sesuai pesanan. read more

Dengarlah Nyanyian Angin dan Akar-Akar Modernisme di Dalamnya

Dengarlah Nyanyian Angin ditulis Murakami dengan pembukaan yang jitu. Dimulai dengan pernyataan yang singkat tapi sekaligus menggoda: “Tidak ada kalimat yang sempurna. Sama seperti tidak ada keputusasaan yang sempurna.”

Bagi saya, kalimat ini pertaruhan Murakami dengan para pembacanya. Ibarat sedang berjudi, ia menaruh taruhan tinggi sejak di kalimat pertamanya. Jika ia kalah, si pembaca akan berhenti dan memikirkan hal lain tinimbang melanjutkan membacanya. Namun jika menang –dan ini terjadi di setiap karangan-karangannya yang lain— ia layak menguasai benak pembacanya dengan dunia yang dikarangnya. read more

Mengungkap Rahasia Menjadi Orang di atas Rata-rata

Kembali dunia sastra Indonesia digairahkan oleh penerbitan buku yang penuh inspirasi dan motivasi, berjudul “Jangan Mau Jadi Orang Rata-Rata”. Buku ini merupakan edisi kedua yang dihasilkan oleh pengarang termahsyur dan ternama asal Lamongan yakni Ahmad Rifa’i Rif’an, yang sebelumnya telah menerbitkan buku yang berjudul “From Kuper To Super”.

Bedanya dengan buku sebelumnya, jika buku “From Kuper To Super” hanya membahas tentang langkah yang ditempuh untuk mengubah pribadi yang kurang pergaulan menjadi pribadi yang sukses di masa depannya, maka buku “Jangan Mau Jadi Orang Rata-Rata” ini membahas tentang langkah dalam mengubah pribadi yang biasa menjadi pribadi di atas rata-rata. read more

Lian dan Lain, Literasi tentang Parenting

Refleksi atas buku Metamorfosis Ibu

Dua pesona tersemat pada Metamorfosis Ibu, ditulis oleh Mauliah Mulkin, di publikasi pada 2018. Pertama, karya ini berdiri di atas jangkar konsep “parenting”. Muasal “parenting” datang dari khazanah bahasa Latin. Maknanya: “bringing forth”, “memindahkan ke (masa) depan”. Itu sebabnya, “parenting” bermatra transformatif, bergatra perubahan abadi,
berdimensi peristiwa eventual, terjadi hanya sekali dan tak akan berulang. Transformasi memang bukan reformasi. read more

Vendredi Si Teledor dan Revolusi di Pulau Harapan

Revolusi di sini hanya berarti kiasan. Yang terjadi sebenarnya adalah rontoknya bertahun-tahun kehidupan yang telah dibangun Robinson Crusoe di pulau tempatnya terdampar. Dinding gua-gua, kebun-kebun, peternakan, sejumlah alat rumah tangga dan harta karun yang disimpannya di dalam ceruk-ceruk gua luluh lantak akibat ledakan dahsyat.

Ledakan itu berawal dari simpanan mesiu yang disembunyikan Robinson di bawah dinding gua. Tanpa sengaja Vendredi si Indian, pembantu Robinson yang diselamatkannya dari upaya ritual pembunuhan, melempar pipa rokok secara asal-asalan. read more

Metamorfosis Ibu: Membumikan Ilmu Parenting

Buku yang lahir dari cinta keluarga untuk peradaban. Merupakan sekumpulan esai parenting yang telah terbit di media daring (online) maupun media luring (cetak). Harian Fajar, Koran Tempo, Edunews.id, dan Kalaliterasi.com menjadi ruang untuk menerbitkan gagasan yang luar biasa. Buku ini merumahkan ide literasi parenting. Mengapa tidak, ditulis dari rumah, dipraktikkan di rumah, dan tujuan akhirnya adalah “rumah”. Mengupas kulit-kulit paradigma tentang anak melalui pendekatan penuh cinta dan jauh dari kata pelampiasan, kekerasan, ancaman, dan jebakan. Menjadi seorang ibu merupakan keniscayaan bagi yang telah menikah dan mengasuh anak sebagaimana mestinya merupakan didikan awal sebagai sosialisasi primer membentuk kepribadian yang berkeadaban. read more