Bonus Demografi 2020, Siapkah Kita?

Sumpah pemuda merupakan hasil rumusan para pemuda yang berkumpul dari berbagai daerah di seluruh nusantara. Sejak dulu, pemuda merupakan motor penggerak yang menancapkan tonggak–tonggak perjuangan bangsa ini. Mereka berkumpul demi satu tujuan, yaitu memerdekakan Indonesia.

Peristiwa tersebut terjadi 90 tahun yang lalu, tepatnya 28 Oktober 1928. Hasil deklarasi rumusan sumpah pemuda menjadi cikal bakal terbentuknya gerakan pemuda yang lain.

Pemuda sejatinya memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap kemajuan suatu bangsa. Seperti yang dikatakan sang founder father Indonesia, Bung Karno pada pidatonya yang terkenal dengan istilah JAS MERAH. Dia mengatakan  “beri aku sepuluh pemuda maka akan kugoncangkan dunia”. read more

Bencana dan Tuduhan-Tuduhan

Sesaat setelah gempa dan tsunami mengguncang Palu dan Donggala, ruang-ruang sosial media kita kembali riuh dipenuhi prasangka dan justifikasi politis mengenai penyebab gempa dan tsunami Palu yang sangat tidak substantif.

Terhitung ada dua topik yang paling menyedot perhatian dunia maya. Yang pertama yakni status seorang wanita yang diketahui merupakan warga palu yang menuliskan status di laman facebooknya “Biar gempa mogoyang palu, eykeer tetap pilih Pa dee”. Topik yang kedua yakni penetapan tersangkanya seorang Sugik Nur atau yang sering disebut Cak Nur atau Gus Nur. read more

Metamorfosis Ibu: Merumahkan Ide melalui Literasi Parenting

Yang unik dari buku ini adalah semuanya lahir dari keluarga. Yang menulis, menyunting, sampai ilustratornya.

Tema-temanya digali dari pengalaman keluarga. Entah dari mengasuh anak hingga mengasah anak. Dan juga mengasihi anak. Bisa dibilang dari saling asuh, asah, dan asih inilah buku ini menopangkan dirinya.

Di tulisan yang sedang eike persiapkan untuk buku ini, ada satu peran utama yang menjadi benang merah dari esai-esai literasi parenting ini: ibu.

Ya, dari pengalaman seorang ibu-lah buku ini akhirnya bisa sampai ke tangan pembaca. Tentu perlu digarisbawahi, kata pengalaman yang eike maksud di sini adalah jenis pengalaman yang betul-betul pengalaman. Suatu tindakan yang terlibat dan dilibati lingkungannya. Pengalaman yang mengikutkan rasa, pikiran, emosi, dan intuisi seorang ibu. read more

Dialog Imajiner Heraclitus dengan Daeng Pete-pete

Ada yang terasa berbeda tempo hari, sepanjang perjalanan, Daeng sopir pete-pete sepi penumpang. Daeng memalingkan kepala ke kanan ke kiri, tatapan yang presisi ke setiap sudut jalan, berharap ada penumpang yang tampak dan terlihat. Malang benar, hampir sampai pada titik akhir terminal kota, tak satu pun penumpang yang bertambah, hanya aku seorang yang ada dalam pete-pete di sepanjang perjalanan.

***

Situasi di atas kontras sekali dengan pemandangan 5-10 tahun yang lalu. Saya telah menjadi pelanggan setia pete-pete sejak SD di Bone. Jarak dari rumah saya ke sekolah sekitar 9 km, butuh jasa pete-pete untuk “memanjangkan” kaki saya sampai di sekolah. Masa SMP – SMA. Saya pindah ke Bantaeng, tepatnya di Kelurahan Tanah Loe. Jarak rumah ke sekolah berkisar 14 km. Lagi-lagi butuh jasa pete-pete untuk memudahkan akselerasi saya. Bahkan awal-awal mau kuliah di Makassar pun, saya masih sempat menikmati jasa pete-pete. read more

Luka Daur Ulang; Puisi atau Berita?

Wacana daur ulang, kadang riuh kadang senyap. Daur ulang, biasanya bermisi mengontrol lonjakan jumlah barang tak terpakai. Lewat kreatifitas kerajinan tangan, sampah misalnya, sanggup bertransformasi dari barang tak layak konsumsi menjadi barang ekonomis. Jumlah sampah jadi berkurang. Sampah pun bisa jadi pangkal mata pencaharian.

Di dimensi lain, ternyata, tak hanya sampah atau benda saja bisa didaur ulang. Fauzan Al-Ayyubi, lewat seikat puisi, melahirkan buku bertitel Luka Daur Ulang (2016). Buku puisi menghimpun 70 puisi. Pejumpaan awal dengan buku bikin dahi pembaca mengernyit. Pembaca bertanya, bagaimana produk dari sebuah luka daur ulang? read more

Jalan Raya: Alas Pijak Kapitalisme Global

DI ABAD modern,  sejarah jalan raya adalah sejarah modernisasi itu sendiri.  Tanpa jalan raya, percepatan modernisasi berupa perpindahan penduduk, pergerakan arus transporatasi, pembangunan infrastruktur, terbentuknya kawasan perkotaan, dan pergerakan komoditas  akan sulit terealisasi.

Jalan raya adalah tulang punggung yang  menjadi alas sekaligus penghubung beragam penanda modernitas di atas dapat mengalami ekspansi geografis seperti yang dirasakan seperti sekarang ini.

Dengan kata lain, basis utama dari modernisasi (yang dalam kajian kritis adalah juga kapitalisme itu sendiri) adalah jalan raya yang menjadi saluran pembuluh saraf, yang menghubungkan titik-titik terpencar dari aktivitas produksi kapital menjadi lebih terhubung dan lebih gampang terkoordinasi. read more

Dari Calistung ke Literasi

Literasi, apa sih itu? Kok begitu santer didengungkan dan digaungkan, sekarang ini? Apatah lagi, pemerintah mengeluarkan kebijakan melalui permendikbud tentang gerakan literasi ini. Ada, Gerakan Literasi Nasional ( GLN) Gerakan Literasi Sekolah ( GLS), Gerakan Literasi Masyarakat ( GLM) dan Gerakan Literasi Keluarga (GLK). Selengkapnya bisa dibaca pada permendikbud nomor 23 tahun 2015. Tentang penumbuhan budi pekerti.

Apa? Literasi itu berkenaan dengan huruf, baca, dan tulis? Ya, memang arti sederhanya seperti itu, literasi, berarti melek huruf, suka membaca dan menulis. read more

La Tahzan

Saudaraku,  pernahkah kau berjumpa dengan pipi yang tak pernah basah oleh airmata?

Juga rumah yang tak pernah ada duka di dalamnya?

Pernahkah kau berjumpa dengan seseorang yang tak pernah marah?

Juga hari yang tak Nampak cahaya matahari di dalamnya?

Dan telah nyata bagimu bagaimana Kami berbuat terhadap mereka dan telah kami berikan kepadamu beberapa perumpamaan” (QS Ibrahim: 45)

Anehnya,  bagaimanapun besarnya hal yang menimpa kita, tak akan ada yang setega itu menyalahkan Tuhan. Tak ada yang benar-benar berani menghujat,  meraung-raung mempertanyakan  mengapa ‘ini harus terjadi’,  atau juga ‘mengapa harus kami’. Semua hal  besar yang terjadi dan mengambil harta,  nyawa, serta kekuatan kita pada akhirnya,  akan dipersalahkan kepada tangan-tangan manusia. Karena rumput yang bergoyang pun tak ingin menjawab,  maka kenyataan ini mungkin benar. read more

Bahasa Alam (2)

Tubuh alam kadang menjadi hal yang terabaikan begitu saja. Suatu yang ironis, karena kita tiap hari didekap erat. Denyut nadi hidup kita ada di dalam dekapan alam. Alam berkasih sayang dengan ikhlas.

Saat ia tergores akan muncul reaksinya. Walau begitu ia tidak bergegas menumpahkan amarahnya. Kalau hutannya digunduli, tanah di sekitarnya akan diam-diam mengagetkan pembalak atau pemukim di sekitarnya. Sebaliknya, keluarga kita ini sangat bersahabat jika diperlakukan dengan baik. Ia akan memberikan semua tanda-tanda tentang hal-hal yang akan terjadi padanya. read more

Bahasa Alam (1)

Gempa bumi dengan derajat guncangan tinggi Agustus 2018 di Mataram, Nusa Tenggara Barat disusul pada bulan ini gempa disertai tsunami di Palu dan Donggala pun memperpanjang deretan kejadian menakutkan itu. Tidak ada pilihan lain untuk menempatkan kejadian alam ini sebagai sesuatu yang patut mendapat perhatian.

Gempa ini disebut sebagai bencana dalam ungkapan publik kita. Gempa adalah kejadian geologis namun secara sosiologi ia adalah bencana.

Gempa sebagai peristiwa geologis sebenarnya biasa saja. Peristiwa alami yang tak dapat dicegah. Justru gempa bumi diperlukan oleh bumi itu sendiri. read more

Kelas Literasi Paradigma Institute